CHLOE ANGELZ

Fashion is importanta!!!! and very very matter

19 Oktober 2010

Katherine’s statement on uncovering Michael’s name

Taj posted on Facebook :

On behalf of my grandma, we are thrilled that the “Uncover Michael Jackson’s Name Campaign” has come to a happy conclusion. Here is a direct quote from my Grandma.

“After a number of heartfelt conversations between me, my grandson Taj, family friend Jodi Gomes, and LAUSD, I am overwhelmed that the school will proudly bear my son’s name on its auditorium once again. This could not have been done without the tireless dedication of my son’s fans and specifically the wonderful members of the “Uncover Michael Jackson’s Name Campaign”. I look forward to my joint statement with the school in the coming days and thank you from my heart. Michael would be proud”. – Mrs. Katherine Jackson


Read more ... !!!

03 April 2009

Michael’s name gleams again at Gardner Street Elementary School

For seven years, the letters proclaiming Michael Jackson Auditorium at Gardner Street Elementary were covered, placed at the behest of parents shortly after Michael’s arrest in 2003. Now, just over a year after his death, the sign is back!

For seven years, the gleaming silver letters that once proclaimed Michael Jackson Auditorium at Gardner Street Elementary School in Hollywood were hidden behind white plywood boards. The boards had been placed there at the behest of parents shortly after Michael was arrested on suspicion of child molestation in 2003. Since his death last year, fans had rallied for the restoration of the sign, which they saw as a symbol of Michael’s legacy.

Now, Jackson’s name gleams again.

Los Angeles Unified School District Supt. Ramon C. Cortines ordered the boards stripped away Friday “in recognition of Michael Jackson’s musical legacy and contribution to modern culture.” A school district spokesman said the decision was made in large part because Michael had been acquitted of criminal charges in the molestation case.

On Friday night, a Facebook page calling for the restoration of the sign was overflowing with joyous comments. ”I could cry!!” one person wrote. “I wish he were here to see this!!” On the page, devotees from places as far away as Japan and Sri Lanka posted photos of themselves holding handmade posters calling for the boards to be stripped away. Fans had planned to show up at a school board meeting Tuesday to demand that the sign be revealed.

Michael was briefly enrolled at Gardner Street Elementary. In 1969, he and his family moved to Los Angeles from Gary, Ind., so that Michael and his brothers could make a record with Motown. Michael was an 11-year-old sixth-grader at the school when the Jackson 5 released their debut album, a smash hit that foreshadowed Michael’s record-breaking solo career. The Gardner auditorium was dedicated to Michael in 1989. He attended the ribbon-cutting ceremony, where the school’s choir sang “We Are the World,”.

An illustration of Michael’s face was posted in the auditorium in 1989, and a picture depicting him surrounded by children was hung in the main office. The auditorium drawing was removed several years ago because it kept falling down, schools officials said. The picture in the office was removed to make room for an intercom system, officials said.

Also read our previous article on this subject:
Fans to speak at MJ’s school to uncover his name on the Auditorium


Read more ... !!!

27 Maret 2009

GONTA - GANTI JENIS BAHAN BAKAR PERCEPAT USIA JARUM PELAMPUNG


Melambungnya harga pertamax dan pertamax plus membuat para pengguna kendaraan berpikir keras, apakah terus menggunakan bahan bakar ini ataukah berpaling ke bahan bakar yang harganya lebih murah seperti premium. Padahal, dengan seringnya melakukan penggantian bahan bakar ini dapat mempercepat kerusakan pada jarum pelampung (needle valve) sepeda motor.
Bila akan melakukan penggantian, sebaiknya cukup sekali dan tidak baik untuk melakukan penggantian berkali-kali. Dan kita dapat melakukan perawatan bagus kepada jarum pelampung, karena perawatan yang bagus usia jarum pelampung bisa mencapai sampai tiga tahun lebih. Bahkan jarum pelampung imitasi pun tidak masalah digunakan bila pengecekan secara berkala rajin dilakukan pemilik sepeda motor.
Untuk urusan merawat jarum pelampung, disarankan beberapa hal
Antara lain :

1. Jangan biasakan berganti-ganti jenis bensin. Misalnya, hari ini menggunakan bensin premium, esok atau lusa menggunakan pertamax atau sebaliknya
2. Sering-seringlah mengecek saringan bensin. Bila tampak kotor hendaknya segera dibersihkan.
3. Sepeda motor, terutama yang bertangki bensin di luar, jangan sering diparkir di bawah terik matahari sebab tangki akan memuai dan mempercepat terbentuknya kerak.
4. Pemilik motor 4 tak, bila mengganti dengan jarum pelampung imitasi, harus menskur lebih dulu agar mulus. Sementara bagi pemilik motor 2 tak, bila mengganti jarum pelampung dengan yang imitasi dan ternyata bensin masih terlihat menetes, perlu menambah saringan.
5. Servis berkala masih merupakan tindakan antisipasi efektif. Setiap 2.500 km, pemilik motor melakukan servis. Hal itu bisa menjaga kebersihan jarum pelampung. Dikhawatirkan bila tidak dilakukan servis berkala, kotoran atau endapan dari tangki bensin bisa masuk ke dalam karburator
Sumber : Otogenik

Label:


Read more ... !!!

PENCINTA HONDA DI JAKARTA MELEBUR DIRI

(Sumber : DetikOto)

Jakarta - Para pecinta sepeda motor Honda, khususnya di area seputaran Jakarta, akhirnya mempersatukan diri pada sebuah wadah baru yang dinamakan Asosiasi Honda Jakarta (AHJ).
Bersamaan dengan gelaran One Make Race Honda Racing Championship 2009, AHJ mendeklarasikan diri sebagai sebuah asosiasi yang terdiri dari 25 klub motor Honda yang tersebar di seputaran Jakarta.
"Asosiasi ini didirikan untuk mempererat persaudaraan, dengan cakupan yang lebih besar, yang kedepannya diharapkan dapat bermanfaat bagi Honda, maupun semua pengguna motor Honda," tutur salah satu tokoh perumus berdirinya AHJ, Bro Monte, selepas deklarasi pendirian AHJ, pada acara One Make Race Honda Racing Championship, di arena Pekan Raya Jakarta, Kemayoran, Minggu, (8/03/09)

Untuk saat ini, sistem kepengurusan dibagi kedalam beberapa divisi, seperti Matic, Bebek, Sport, Classic, dan Heterogen, yang pastinya semua menggunakan motor sayap tunggal tersebut.
"Ini adalah sebuah asosiasi, sebuah wadah, dimana kita tidak mengikat satu sama lain. karenanya, untuk kepengurusan, kita gunakan sistem presidium yang membawahi beberapa divisí," ujar Monte.
Mengenai agenda yang direncanakan, Bro Monte kembali bertutur. "Untuk saat ini dan kedepannya, kita sedang menyusun kepengurusan secara fix, lalu kemudian merencanakan program-program lainnya," ujarnya.
Dalam waktu dekat, AHJ akan menggelar acara Bikers Day, yakni ajang kumpul-kumpul bagi seluruh klub-klub motor Honda. ( bgj / ddn )

Label:


Read more ... !!!

15 Maret 2009

TAMAN NASIONAL GUNUNG HALIMUN - SALAK

Di TNGHS terdapat beberapa potensi obyek wisata alam, sejarah dan aktivitas budaya masyarakat lokal yang dapat dikembangkan menjadi paket-paket kegiatan pariwisata khususnya kegiatan ekowisata, seperti :

AIR TERJUN (Curug)

Keindahan air terjun merupakan salah satu daya tarik yang banyak diminati wisatawan, baik domestik maupun mancanegara. Pada umumnya air terjun terbentuk karena terjadinya patahan kulit bumi sehingga aliran air terpotong membentuk loncatan air sesuai prinsip aliran air dari ketinggian ke tempat yang lebih rendah. TNGHS mempunyai banyak air terjun, seperti :


Curug Cimantaja dan Curug Cipamulan, terletak di desa Cikiray, kecamatan Cikidang dan kabupaten Sukabumi
Curug Piit (Curug Cihanjawar), Curug Walet dan
Curug Cikudapaeh, terdapat di sekitar Perkebunan Teh Nirmala
Curug Citangkolo, terletak di desa Mekarjaya, kecamatan Kabandungan, kabupaten Sukabumi
Curug Ciberang dan Curug Cileungsing, terletak di sekitar kampung Leuwijamang
Curug Ciarnisah, terletak di sekitar kampung Cibedug Taman Nasional Gunung Halimun-Salak
Di Gunung Salak terdapat beberapa curug diantaranya Curug Cangkuang (Cidahu); Curug Pilung (Girijaya); Curug Cibadak (Cijeruk); Curug Citiis (Ciapus); Curug Nangka (Taman Sari); Curug Ciputri (Tenjolaya); Curug Cihurang, Cirug Cigamea, Curug Ngumpet dan Curug Seribu (Pamijahan), Curug Cibereum (Jayanegara).

PUNCAK GUNUNG

TNGHS memiliki beberapa puncak gunung dengan ketinggian antara 1.700 – 2.211 m dpl. Secara resmi beberapa jalur pendakian ke puncak gunung di TNGHS belum dibuka dan ditata secara khusus. Tetapi beberapa puncak gunung dan hutan yang relatif masih lebat telah menarik didaki dan dikunjungi oleh berbagai kelompok pecinta alam, dengan memenuhi syarat pendakian : seperti membuat ijin pendakian, mempelajari peta jalur pendakian, pendakian didampingi petugas / orang yang sudah mengetahui jalur pendakian, mempersiapkan diri secara fisik dan perbekalan makanan yang cukup.
Beberapa puncak gunung yang menarik didaki :
Gunung Halimun Utara (1.929 m dpl.)
Gunung Botol (1.720 m dpl.)
Gunung Sanggabuana (1.919 m dpl.)
Gunung Kendeng Selatan (1.680 m dpl.)
Gunung Halimun Selatan (1758 m dpl.)
Gunung Puncak Salak 1 (2211 m dpl.)
Gunung Puncak Salak 2 (2190 m dpl.)
Di antara puncak-puncak yang umum dan menarik didaki di TNGHS adalah Puncak Gunung Salak 1 karena paling tinggi.
Adapun jalur pendakian ke puncak Gunung Salak sudah diketahui dan dirintis oleh para pendaki gunung melalui beberapa jalur masuk. Saat ini untuk mendaki Puncak Gunung Salak 1, harus dapat memenuhi persyaratan pendakian gunung dan mengurus ijin pendakian di Kantor BTNGHS di Kabandungan, Sukabumi.
Adapun jalur pendakian yang relatif aman dan umum digunakan adalah melalui jalur Javana Spa/Cangkuang, Cidahu –Simpang Kawah Ratu–Puncak Salak
1. Atau Pasir Reungit, Gunung Bunder–Kawah Ratu–Simpang Kawah/ Puncak Salak 1 – Puncak Salak 1

KAWAH RATU

Dengan dimasukannya Gunung Salak ke dalam pengelolaan TNGHS, saat ini terdapat fenomena alam yang menarik di TNGHS adalah Kawah Ratu, berada di lereng puncak Gunung Salak 1 dan di tengah hutan yang relatif masih baik. Untuk menuju tempat ini, dapat melalui jalur Cangkuang atau melalui Pasir Reungit, Gunung Bunder. Di lokasi ini pengunjung harus berhati-hati, tidak boleh lama dan terlalu dekat sumber-sumber uap panas, karena setiap saat dapat terjadi gas-gas beracun yang sangat berbahaya.

BUMI PERKEMAHAN

Salah satu kegiatan yang dapat dikembangkan di TNGHS adalah berkemah di bumi perkemahan yang sudah tersedia sumber air dan kamar mandi. Lokasinya terdapat di Citalahab, Cikelat, Wates, Cangkuang, Sukamantri dan Gunung Bunder.

CANDI CIBEDUG

Candi Cibedug terletak sekitar 10 km sebelah Barat desa Citorek yang dapat ditempuh dengan berjalan kaki sekitar 3 jam. Situs Candi yang berukuran kecil ini merupakan salah satu peninggalan kerajaan di Jawa Barat beberapa ratus tahun yang lalu. Situs ini banyak dikunjungi orang dari luar daerah untuk berziarah.

GUNUNG BATU DAN CADAS BELANG

Di dalam kawasan TNGHS juga terdapat lokasi-lokasi yang dipercayai mempunyai kekuatan spiritual, sehingga beberapa pengunjung datang untuk maksud berziarah. Seperti di Gunung Batu terdiri dari dinding batu yang terletak pada puncak bukit, sering digunakan untuk tempat penziarahan. Lokasi ini terletak di desa Mekarjaya dapat dicapai dengan jalan kaki sekitar 2 jam dari kampung Cigadog.

STASIUN PENELITIAN DAN WISMA PENELITI CIKANIKI

Lokasinya terdapat di dalam hutan Cikaniki dekat kampung Citalahab. Saat ini Stasiun Penelitian selain dapat digunakan untuk kegiatan penelitian juga dapat digunakan untuk kunjungan ekowisata.
Peneliti dan pengunjung ekowisata dapat menginap di Wisma Peneliti yang letaknya berdampingan dengan Stasiun Penelitian. Wisma ini berkapasitas 20 orang yang terdiri dari 1 kamar VIP dan 4 kamar standard yang dapat diisi masing-masing 4 orang.

JALUR INTERPRETASI (LOOP TRAIL) DAN WISMA TAMU CITALAHAB

Jalan setapak Cikaniki - Citalahab sepanjang 3,8 km dibuat pada tahun 1997, jalur ini telah dilengkapi dengan pal hekto meter (HM), papan petunjuk dan shelter. Setelah HM 15, pada jalur ini terdapat dua alternalif jalan yaitu yang langsung ke kampung Citalahab Sentral dimana terdapat wisma tamu dan home stay yang dikelola masyarakat lokal atau yang berputar ke perkebunan teh Nirmala blok Citalahab Bedeng sekitar 3,8 km. Sepanjang jalur ini dapat menikmati berbagai flora fauna menarik yang akan memberi pengalaman baru bagi pengunjung berjalan di dalam hutan tropis.

JEMBATAN TAJUK (CANOPY TRAIL)

Jembatan gantung yang menghubungkan antara pepohonan sepanjang 100 m, lebar 0,6 m dengan ketinggian 20–25 m dari atas tanah dilengkapi dengan tangga naik. Jembatan ini terletak sekitar 200 m dari Stasiun Penelitian Cikaniki.

SUMBER AIR PANAS

Di TNGHS terdapat beberapa sumber air panas yang masih alami seperti di Cisukarame dan di Gunung Menir, maupun yang sudah dibuka sebagai tempat rekreasi, seperti di Gunung Salak Endah, Cisolok dan Cipanas.

PERKEBUNAN

Perkebunan di sekitar TNGHS termasuk pemandangan alam yang menarik dan banyak dijumpai dalam perjalanan menuju kawasan TNGHS. Umumnya di wilayah kabupaten Sukabumi dan Bogor terdapat beberapa perkebunan teh yaitu perkebunan teh Jayanegara, Cianten, Pasir Madang dan Parakansalak. Bahkan jauh sebelum TNGHS ditetapkan, di tengah taman nasional juga terdapat enclave perkebunan teh Nirmala yang luasnya sekitar 997 ha.
Selain perkebunan teh saat ini disekitar TNGHS juga terdapat perkebunan kelapa sawit, seperti di Kelapa Nunggal, Cikidang, Cisolok dan juga sepanjang jalan dari Cigudeg di kabupaten Bogor menuju kota Rangkasbitung, kabupaten Lebak.
Arung Jeram dan Pantai Selatan
Perjalanan dari Sukabumi atau Cibadak menuju Pelabuhanratu dan terus ke Bayah selain menyusuri bagian tenggara atau selatan TNGHS juga akan melintasi jalur wisata arung jeram (sungai Citarik dan sungai Citatih) serta pantai selatan yang indah seperti pantai Karang Hawu, Karang Taraje dan Sawarna.

SEREN TAUN

Masyarakat adat kasepuhan Banten Kidul yang tinggal di sekitar TNGHS sampai saat ini masih mempunyai karakteristik budaya yang khas. Dimana setiap tahun setelah panen padi mereka mengadakan kegiatan adat yang disebut seren taun sebagai ungkapan rasa syukur atas keberhasilan dalam pertanian khususnya padi yang merupakan makanan pokok masyarakat.
Kegiatan seren taun selain untuk warga kasepuhan juga dapat disaksikan oleh masyarakat umum lainnya termasuk untuk kunjungan wisata budaya karena banyak kegiatan menarik yang dapat dilihat. Jadwal pelaksanaannya antara bulan Juni - Desember setiap tahun, tergantung perhitungan waktu masing-masing kelompok kasepuhan. Beberapa seren taun yang menarik untuk dikunjungi dan dilihat adalah seren taun di kasepuhan Ciptagelar, Sirnaresmi, Ciptamulya, Cicarucub, Cisitu, Cisungsang, Citorek dan Urug.

KUBURAN KERAMAT DAN SITUS - SITUS MASA LAMPAU

Selain situs Candi Cibedug dan Gunung Batu di TNGHS juga terdapat beberapa kuburan keramat dan situs-situs lainnya yang belum terungkap, bahkan ada yang berbentuk “batu berundak” seperti peninggalan masa-masa kerajaan dahulu. Walaupun terdapat di lokasi yang cukup sulit, sering orang berkunjung untuk berziarah seperti ke kuburan keramat di puncak Gunung Salak 1 dan ke lereng puncak Halimun Selatan.
Beberapa lokasi situs lainnya seperti situs Genterbumi di kampung Pangguyangan, situs Ciawitali di Gunung Bodas dan situs Ciarca di kecamatan Cikakak, situs Girijaya di kecamatan Cidahu, Sukabumi, situs Cibalay di kecamatan Tenjolaya, situs Batu Kipas, Lewijamang di kecamatan Sukajaya, Bogor dan situs Gunung Bedil di kecamatan Cibeber, Lebak.

Sumber : Taman Nasional Gunung Halimun - Salak

Label:


Read more ... !!!